SD Muhammadiyah Wiwitan Perkuat Pendidikan Karakter melalui Program Tahfidzul Al-Qur’an

SD Muhammadiyah Wiwitan Perkuat Pendidikan Karakter melalui Program Tahfidzul Al-Qur’an

Luwu, MediaSDMU — SD Muhammadiyah Wiwitan terus menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi Qur’ani melalui Program Tahfidzul Al-Qur’an yang menjadi salah satu program unggulan sekolah. Program ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan hafalan Al-Qur’an siswa, tetapi juga membentuk karakter islami yang kuat sejak usia dini.

Kepala SD Muhammadiyah Wiwitan, Murianto, S.Pd, menjelaskan bahwa program Tahfidzul Al-Qur’an memiliki standar capaian yang jelas dan terukur. Sekolah menargetkan setiap siswa minimal mampu menyelesaikan hafalan Juz 30 (Juz Amma) dengan kualitas bacaan yang baik dan benar sesuai kaidah tajwid serta makharijul huruf. Sementara itu, bagi siswa kelas unggulan, sekolah membuka peluang capaian hafalan yang lebih tinggi, seperti Juz 29 atau lebih.

“Target kami bukan hanya kuantitas hafalan, tetapi juga mutu bacaan. Anak-anak diharapkan mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an dengan tartil dan pemahaman tajwid yang benar,” ujar Murianto.

Lebih dari sekadar program hafalan, Tahfidzul Al-Qur’an di SD Muhammadiyah Wiwitan diarahkan sebagai sarana integrasi pendidikan karakter Al-Qur’an (akhlakul karimah). Melalui interaksi intensif dengan Al-Qur’an, siswa dibimbing untuk menumbuhkan sikap disiplin, jujur, serta memiliki rasa hormat kepada orang tua dan guru. Program ini juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya sekolah religius (Islamic School Culture) yang kuat dan berkelanjutan.

Sebagai sekolah Muhammadiyah, program Tahfidz diposisikan sebagai wajah dan branding sekolah. Kehadiran program ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing SD Muhammadiyah Wiwitan di tengah masyarakat, sekaligus menjadi alasan utama orang tua memilih sekolah tersebut sebagai tempat pendidikan putra-putrinya. Selain itu, sekolah juga menargetkan lahirnya prestasi-prestasi siswa dalam berbagai ajang keagamaan seperti MTQ dan MHQ, baik di tingkat kecamatan, kabupaten, hingga nasional.

Keberhasilan program ini, lanjut Murianto, sangat bergantung pada sinergi antara guru, siswa, dan orang tua. Sekolah mendorong adanya pendampingan aktif dari orang tua di rumah untuk menyimak dan menjaga konsistensi hafalan anak. Di sisi lain, sekolah juga terus berupaya meningkatkan kompetensi guru tahfidz agar metode pembelajaran tetap menyenangkan dan tidak membebani mental siswa.

“Kami ingin program ini menjadi ikon sekolah, magnet keunggulan yang melekat pada SD Muhammadiyah Wiwitan,” tegasnya.

Melalui Program Tahfidzul Al-Qur’an, Kepala Sekolah berharap SD Muhammadiyah Wiwitan semakin dipercaya masyarakat sebagai lembaga pendidikan Islam yang berkualitas, unggul, dan kompetitif. Lulusan sekolah diharapkan tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi religius yang kuat sebagai bekal menghadapi masa depan.